Terima Kasih atas kunjungannya...

Senin, 02 Juni 2008

The Vines bersinar

Siap-Siap Lepas Karya Keempat Melodia
PADA awal 2000-an, genre garage rock merajalela. Beberapa pengusungnya ditahbiskan sebagai gambaran masa depan musik rock dunia. Band-band berawalan "The", seperti The White Stripes, The Strokes, dan The Hives, merajai pasaran. Karya mereka selalu dapat tempat di chart musik global. Tidak terkecuali The Vines.

The Vines mencuri perhatian pencinta rock dengan single sensasionalnya, Get Free. Beragam respons positif dan negatif bermunculan. Ada yang memuji karena musik band ini membawa warna baru. Namun, tidak sedikit yang mencela. Penyebabnya, karakter The Vines terlalu mencontek Nirvana.

Di luar semua itu, album perdana The Vines, Highly Evolved (2002), menuai sukses besar. Rilisan ini berada di peringkat ke-11 di chart The Billboard 200 saat itu. Namun, terpaan angin segar ini terus melemah pada Winning Days (2004) dan Vision Valley (2006). Nama The Vines pun kembali jarang dibicarakan.

Kini Craig Nicholls (vokal), Ryan Griffiths (gitar), Brad Heald (bas), dan Hamish Rosser (drum) mencoba meraih kembali masa keemasan itu. Empat rocker asal Sidney, Australia, tersebut akan melepas rilisan keempat dengan judul Melodia.

The Vines menyajikan atmosfer musik yang lebih kencang dalam rilisan keempat. Mereka melakukan eksperimen sound yang lebih ekstrem. Band ini menggambarkannya dalam pernyataan berikut. "Seperti bola api rock yang membumbung ke langit kesembilan. Dengan sedikit nuansa pop pedesaan yang membuat album ini punya nuansa klasik."

Proses rekaman dilakukan sejak pertengahan November 2007. The Vines memilih Los Angeles sebagai tempat untuk mengerjakan album. Mereka menggandeng Rob Schnapf sebagai produser.

Schnapf memproduseri dua album sukses The Vines, Highly Evolved (2002) dan Winning Days (2004). Selain dengan The Vines, Schnapf juga membidani album milik Foo Fighters dan Beck.

Proses rekaman dikerjakan dalam waktu yang cukup singkat. Recording bas dan drum hanya memakan waktu lima hari. Pengerjaan Melodia sepenuhnya rampung pada minggu ketiga Maret 2008.

Sebenarnya, The Vines menyiapkan total 25 track untuk Melodia. Namun, akhirnya hanya 14 lagu yang masuk ke album. Lagu He’s A Rocker dipilih sebagai single pertama. Kabarnya, single tersebut beredar melalui iTunes mulai 3 Juni mendatang. The Vines pun menyebut, "He’s A Rocker adalah karya berdurasi dua menit dan empat detik kami yang terbaik setelah Get Free."

Dengan dilepasnya Melodia, The Vines resmi berpisah dari label lama mereka, EMI dan Capitol Records. Rilisan yang dilepas pada 12 Juli itu berada di bawah naungan label asal Australia, Ivy League Records.

Nama The Vines berkibar pada awal dekade 2000. Musik yang mereka usung memang diklasifikasikan sebagai garage rock. Namun, band ini juga membuka diri pada berbagai influence. Mulai ska-punk, neo-psychedelic ala The Beatles, sampai grunge milik Nirvana. (rum/bs/kkn)

0 komentar:

Popular

Featured Video

Chat Comment

Recent Comment